Kamis, 13 Januari 2011

[puisi demokrasi] VOKAL ITU PILIHAN !!!

sebuah pesan batin ketika ku melihat negri ku.
Dimana negeri ini berjuang untuk merdeka
entah kapan negeri ini berjuang terus
berjuang melawan penyakit penyakit lama
kadang kurindu kediktaktoran
kadang ku benci suatu batasan
ku merasa aman dahulu
namun mulut kami tak mampu berbicara
1998 negeri ini di rubah
banyak nyawa di korbankan
1945 negeri ini pun dirubah
jutaan nyawa di korbankan
sebuah ironi ketika ku ingat
dimana negeri ini bukan negara miskin intelek
para professional yang belajar mati matian untuk negara
tapi kembali menjadi bedebah ketika sudah di atas
maka wajar jika vokal itu menjadi pilihan
karena tak sepantasnya kami diam ketika melihat ketidak beresan
dan anda, wahai para pemimpin !!
Jangan lah pernah memotong hak kami, mahasiswa !! Untuk menyuarakan suara kami !!
Anda pun sama dengan kami !!
Pernah belajar, pernah merasa sakit ketika melihat negri ini terlunta
tapi anda lebih memilih untuk mengkhianati suara kami
suara yang telah membawa anda duduk diatas
suara yang anda injak injak ketika anda di atas
dan suara yang acuhkan ketika kami butuhkan.





inilah negeri ini,
negeri dengan pemimpin yang bedebah
yang tak mundur jika salah
yang berkilah dan tak ingin kalah !!




kami bukan lah pemberontak, keadaan negeri ini yang membuat kami menjadi vokal.
Karena tidak ada satu pun orang yang kuat melihat sesuatu yang salah
kecuali orang itu sudah di tutup mata dan telinganya oleh nafsu dunia yang mempetaruhkan seluruh negeri ini.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar